Doorgaan naar hoofdcontent

Hari 17 Agustus ku

Aku tahu hari ini dia tak mungkin datang..
Tak apalah..
Awal usiaku ini diawali dengan telfonan bersama sahabat ku.. ;)
Cukup menghibur...
Dikala ku sedih tanpamu, mereka hadir di sisiku,
Temani ku..
Hari ini aku pun berkunjung ke salah satu panti asuhan di dekat rumahku. Panti asuhan Boncel namanya.
Aku senang sekali disana.
Pertama kali aku tiba, disambut oleh seorang pengasuh. Aku, kakak, kakek dan mamy ku langsung menurunkan makanan yang sudah kami buat dirumah.
Seorang anak kira kira berusia 4 tahun langsung minta digendong setibanya aku disana. Namanya Noel. Anak kecil keturunan Tiong Hoa, begitu lucu dan membuat hati ku tergerak.

Tak lama makanan kami siapkan, lalu salah seorang Suster disana segera menyiapkan anak anak. Suster mengajak mereka berdoa bersama. Suster Phelo kalau tidak salah namanya. Suster Phelo lalu memanggil ku karna aku mau didoakan. Dia bertanya tentang namaku lalu ku jawab "Klara" nama yang di sukai Erwin. Walaupun agak sakit menyebutnya.
"Hari ini kakak Klara ulang tahun, mari kita nyanyi dulu, lalu doa" kata Suster Phelope. Sekejap rasanya hati ini gemetar berada disekitar anak - anak kecil yang kurang beruntung. Dalam hati ku hanya berkata "Bapa, ampuni aku karna tlah bersalah padaMu." Anak - anak kecil ini membuat ku lemas, mereka mendoakan aku, aku ingin menangis rasanya, tapi aku tahan. Aku sangat sayang anak kecil. Rasa ingin memeluknya, menjaganya sepenuh hati. Merawatnya bagaikan seorang ibu.
Tak lama Suster tadi menyebut nama "Audry" *sing* aku terkaget..
Aku melihat sesosok perempuan kecil mungil dan lucu dengan rambut di ikat dua, kiri dan kanan. Anak itu jalan didepan ku dan aku terpana.
Aku mulai dengan doa, lalu memotong tumpeng yang sudah ada disana. Potongan tumpeng itu lalu di suapkan kepada setiap anak anak di sana. Menyuapi 3 anak, lalu anak ke 4 memuntahkan nasi merah yg aku suapkan ke tangan ku.
"okay, dapat jackpot!"
pikir ku. Hahaha..
Ada beberapa anak yang susah makannya, ada yang minta kacang, ada yang minta sosis. Hahaha.. Semua membuat aku sibuk. Tapi aku senang.
Aku lelah.. Ceritanya aku lanjut besok ya.. ;)

Reacties

Populaire posts van deze blog

Mengapa Wanita Sulit Lupakan Masa Lalu

  VIVAnews - Pernahkah Anda merasa menyesal atas kegagalan hubungan di masa lalu? Penelitian Universitas Northwestern, Chicago , menunjukkan, wanita cenderung sibuk berpikir tentang penyebab hancurnya hubungan usai patah hati. Dalam penelitian yang dilakukan melalui survei terhadap 370 orang usia 19 hingga 103 tahun itu, banyak wanita menyalahkan diri sendiri karena bersikap egois selama menjalin hubungan asmara. Penelitian yang akan dipublikasikan di jurnal Psychological & Personality Science itu menunjukkan, sebanyak 44 persen wanita mengaku pernah berbuat salah yang memicu hancurnya hubungan dengan mantan pasangan. Sedangkan pria hanya 20 persen yang merasa bersalah atas kegagalan hubungan. Jean Hannah Edelstein, psikolog hubungan asmara, mengatakan, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa wanita merasa lebih bertanggung jawab terhadap hubungan secara emosional. "Wanita cenderung melibatkan perasaan untuk mengidentifikasi alasan di balik rusak...

Lagi

Sebenarnya ini sudah lama, tapi baru sempat di posting sekarang.. Satu lagi kisah hidup ku tertorehkan di tangan. Ketika aku harus kembali kerumah, merasakan sakit seperti yang pernah ku tuliskan. Ketika aku terbayang akan kredibilitas yang tak kudapatkan, tekanan atau luka yang ku rasakan. Sejak diberitahu untuk pulang ke rumah ibuku, aku sudah sakit. Aku menahan setiap sakit ku, aku tak mengerti, perih luka dan hanya tangis yang aku punya. Rasa hati ingin marah, membentak, membanting dan berteriak. Tapi aku tahu itu tak diperkenankan di rumahku, bahkan di dunia ini. Semua orang berharap ini tak terjadi lagi padaku. it's gassed up if it thinks it's stopping me. I promise everyone, but in fact? Let's be honest.. This is me! Inilah aku ketika luka itu kembali terbuka dan terluka. Tak tahan dengan yang ada, hanya ingin mengeluarkannya dari dalam tubuh ini. Amarah, luka, dan kenangan buruk semua seolah membuatku 'kecanduan' akan darahku sendiri. Pikiran k...

I know He Will

Thank God..  I knew You will..