Doorgaan naar hoofdcontent

Posts

Posts uit april, 2011 tonen

Mulai Dari Sini

Bapa Kalau kami boleh bertemu Itu karena rencana Mu Kalau kami boleh melangkah dan tumbuh bersama Itu karena pertolongan Mu Kalau kami boleh menata hati Membangun kasih dalam suka dan duka Itu semata karena kasih Mu Kalau kami akhirnya tiba dilembaran hidup yang baru, Dan membangun masa depan berdua dalam ikatan kasih abadi Itu karena anugrah Mu Mulai dari sini aku berdoa, Mulai dari sini aku meminta dan berharap, Untuk kamu dan aku. Untuk Kita.. Kubawa dalam setiap doaku..  Sampai akhirnya aku berkata Terima kasih Bapa, Engkau membuat segala sesuatu indah pada waktunya.. Ecclesiastes 3:11 " He hath made every thing beautiful in his time: also he hath set the world in their heart, so that no man can find out the work that God maketh from the beginning to the end."

Time for everything

There's a time for everything whether to start, to finish, to do, or not to do we'll never know when our hope will be fulfilled but i know there will be a time when we smile and are thankful for the precious things that finally appear Something good comes to those who work on it those who can get through hard moments till that thing arrives and cheers them up To succeed and to fail to give and to take to be happy and to be sad are the things that have their own moments If we understand why they happen we'll realize that there's a time for everything... by : Ecclesiastes 3:1-15

Saat Aku Tak Lagi Disini

Pernah kah kau bayangkan, kalau aku tak pernah lagi bisa kau temui dimanapun.. Kau coba untuk mencari aku, disetiap sudut ruangan ini Tapi kau tak jumpai satu pun aku. Hingga akhirnya kau tahu, Bahwa aku berada disitu. Kau bisa temui ragaku, tapi tidak jiwaku.. Kemarin menjadi hari terakhir pertemuan kita, Hari dimana kita bertengkar hebat, Dan aku menyerah, karena kehebatan mu. Rasa sakit ku tak mampukan jiwaku untuk tetap bertahan, Hari itu, m enjadi hari terakhir ketika ragaku pun mampu kau jumpai Dan k etika esok hari di mulai tanpa aku,  Ku tak lagi disana untuk menyusahkanmu, Ku tak lagi disana untuk melihat senyum mu setiap hari, Suara ku pun tak lagi disana untuk bisa menemanimu bicara.. Mungkinkah aku mendapati matamu penuh air mata untukku?? Aku sangat berharap bahwa aku cukup berarti untukmu, Mungkin begitu banyak hal yang tidak pernah sempat kita katakan, Dan setiap kali kau berpikir tentang diriku,  aku tahu k...

Jauh Diantara Sana

Jauh Diantara Sana Wednesday, February 18, 2009 8:59 PM Jauh diantara sana.. Pernah ada sbuah kisah tentang kita. Tentang dunia nyata bagaikan fenomena antah berantah.. Yang tak pernah lekang terhapus oleh waktu. Terlebih dalam memoriku,, eh.. Memori luka ku. Sejenis atom yang kecil.. Tapi menyakitkan bagi tubuhku. Menghisap setiap darah yang mengalir ditubuhku.. Menghilangkan setiap akal sehat yang ada di otakku. Membuat buta mataku,sehingga sakit itu melanda setiap pengelihatanku. Begitu banyak nada bersua diluar sana.. Yang membuat tulang ku kaku dan linu karena LUKA MU!! Ya... Luka yg kau buat. Terus melekat ditubuhku, terlebih dalam memoriku. Lagi- lagi memoriku, memoriku selalu bermain disaat stiap partikel hitam menyayat mataku.. Sehingga sel otakku trauma berat karena lagi-lagi air dari balik mataku keluar tak henti. Semua ini karna ulahmu! Ulahmu yg membuat aku bgini. Tersiksa ribuan tahun dalam setiap kenangan buruk akan kelakuanmu.. Tapi hanya ada dua ketulusan cinta y...

SIM A

Cerita SIM ku hanya di akui oleh orang lain selain keluargaku. Tau kenapa? Aku juga ga tau. Kalau aku menyertir, rasanya biasa aja. Ga ada yang aneh. Hanya mungkin aku terbiasa dengan belajar sendiri. Yaa.. Aku bisa menyetir karena aku belajar sendiri. Mereka bilang aku belum bisa nyetir. Atau kalau kata kakakku "kamu nyetir aja belum bener!!" So, karena itu lah aku tidak memiliki kredibilitas untuk bawa mobil dirumah. Kalau memang begitu.. Kenapa ya mereka ga ambil waktu untuk ajari aku menyetir? Atau memang aku tidak pantas buat mereka?? Okelah aku maklum aja. Mereka kan tidak pernah menganggap aku ada. Pantas kalau aku tidak bisa menyetir menurut mereka, sedangkan adik dan kakakku diajari oleh orang tua ku atau kursus menyetir. Diluar, aku bisa dianggap orang. Aku bisa punya peranan. Walaupun kalau dirumah aku selalu kabur dari rumah, pergi entah kemana, asal hatiku tenang. Hufftt.. Bertahan ya, Drey! Hidupmu sebentar lagi berakhir kawan...