Pernah kah kau bayangkan,
kalau aku tak pernah lagi bisa kau temui dimanapun..
Kau coba untuk mencari aku, disetiap sudut ruangan ini
Tapi kau tak jumpai satu pun aku.
Hingga akhirnya kau tahu,
Bahwa aku berada disitu.
Kau bisa temui ragaku, tapi tidak jiwaku..
Kemarin menjadi hari terakhir pertemuan kita,
Hari dimana kita bertengkar hebat,
Dan aku menyerah, karena kehebatan mu.
Rasa sakit ku tak mampukan jiwaku untuk tetap bertahan,
Hari itu, menjadi hari terakhir ketika ragaku pun mampu kau jumpai
Dan ketika esok hari dimulai tanpa aku,
Ku tak lagi disana untuk menyusahkanmu,
Ku tak lagi disana untuk melihat senyum mu setiap hari,
Suara ku pun tak lagi disana untuk bisa menemanimu bicara..
Mungkinkah aku mendapati matamu penuh air mata untukku??
Aku sangat berharap bahwa aku cukup berarti untukmu,
Mungkin begitu banyak hal yang tidak pernah sempat kita katakan,
Dan setiap kali kau berpikir tentang diriku, aku tahu kau akan merindukanku juga,
Tapi saat esok hari dimulai tanpa diriku, cobalah untuk mengerti,
Bahwa aku tiap kali mencoba menahan setiap peluh luka yang tak mampu ku uraikan
Menahan setiap perkataan yang masuk kebagian jiwa ini,
Sebagai sakit, yang akhirnya tak tertahankan.
Sering ku coba untuk pergi..
Tapi ketika aku berbalik untuk pergi, sebutir air mata jatuh dari mataku,
Aku berpikir tentang semua kasih yang kita bagi dan semua kesenangan yang kita alami,
Beranjak ke hari esok, dengan harapan semua baik baik saja..
Tapi ternyata sakit tetap ku rasa..
Jika aku bisa menghidupkan hari kemarin, pikirku untuk sebentar saja,
Aku ingin memilikimu,
Tapi aku sepenuhnya sadar ini tak mungkin terjadi,
Sebab kehampaan dan kenangan akan menggantikanku,
Dan saat aku memikirkan hal-hal yang kutinggalkan esok,
Aku memikirkan dirimu dan saat itu hatiku penuh kesedihan...
Re-Create from "Saat Esok Hari Dimulai Tanpa Aku"
Reacties
Een reactie posten