Doorgaan naar hoofdcontent

Mimpi Sebuah Pernikahan

Apa yang aku impikan tentang sebuah pernikahan?
Semua orang mengimpikan sesuatu yang indah, dan bahagia untuk pernikahan mereka.
Begitu juga dengan aku,

Aku mengimpikan untuk menikah di sebuah Gereja dengan suasana Roma yang khas.
Tanpa dekorasi yang meriah, tapi sudah dengan interior cantik khas Gereja Katolik Roma.
Aku berlutut dibawah SalibNya dan mengucap sumpah sehidup semati dengan orang yang aku cintai..
Sampai mati..
Suasana putih nan suci, akan menjadi saksi dari upacara sakral itu.

Bermimpi untuk punya acara dengan nuansa elegan di tepi pantai atau kolam renang. Di hiasi lilin lilin cantik untuk menambah suasana romantis. Dengan kehangatan keluarga yang hadir mendampingi. Indahnya suasana dengan live music dari penyanyi Jazz yang mengemas malam itu jadi malam terindah. Tak lupa dengan dokumentasi cantik yang pasti akan diabadikan oleh sang fotografer.

Semua adalah mimpiku..
Yang aku tau aku mungkin tidak mendapatkan apa yang pernah didapatkan saudaraku.
Atau malah tidak mungkin mewujudkan semua itu..
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Reacties

Populaire posts van deze blog

Mengapa Wanita Sulit Lupakan Masa Lalu

  VIVAnews - Pernahkah Anda merasa menyesal atas kegagalan hubungan di masa lalu? Penelitian Universitas Northwestern, Chicago , menunjukkan, wanita cenderung sibuk berpikir tentang penyebab hancurnya hubungan usai patah hati. Dalam penelitian yang dilakukan melalui survei terhadap 370 orang usia 19 hingga 103 tahun itu, banyak wanita menyalahkan diri sendiri karena bersikap egois selama menjalin hubungan asmara. Penelitian yang akan dipublikasikan di jurnal Psychological & Personality Science itu menunjukkan, sebanyak 44 persen wanita mengaku pernah berbuat salah yang memicu hancurnya hubungan dengan mantan pasangan. Sedangkan pria hanya 20 persen yang merasa bersalah atas kegagalan hubungan. Jean Hannah Edelstein, psikolog hubungan asmara, mengatakan, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa wanita merasa lebih bertanggung jawab terhadap hubungan secara emosional. "Wanita cenderung melibatkan perasaan untuk mengidentifikasi alasan di balik rusak...

Lagi

Sebenarnya ini sudah lama, tapi baru sempat di posting sekarang.. Satu lagi kisah hidup ku tertorehkan di tangan. Ketika aku harus kembali kerumah, merasakan sakit seperti yang pernah ku tuliskan. Ketika aku terbayang akan kredibilitas yang tak kudapatkan, tekanan atau luka yang ku rasakan. Sejak diberitahu untuk pulang ke rumah ibuku, aku sudah sakit. Aku menahan setiap sakit ku, aku tak mengerti, perih luka dan hanya tangis yang aku punya. Rasa hati ingin marah, membentak, membanting dan berteriak. Tapi aku tahu itu tak diperkenankan di rumahku, bahkan di dunia ini. Semua orang berharap ini tak terjadi lagi padaku. it's gassed up if it thinks it's stopping me. I promise everyone, but in fact? Let's be honest.. This is me! Inilah aku ketika luka itu kembali terbuka dan terluka. Tak tahan dengan yang ada, hanya ingin mengeluarkannya dari dalam tubuh ini. Amarah, luka, dan kenangan buruk semua seolah membuatku 'kecanduan' akan darahku sendiri. Pikiran k...

I know He Will

Thank God..  I knew You will..