Doorgaan naar hoofdcontent

11 June 2010

11 Juni lalu ultah daddy ku tercinta..
Dia berada di Jogja, Sedangkan aku di Jakarta.
Entah mengapa hati ini terasa sakit (sungguh - sungguh sakit). Lidah ini kaku, sulit sekali untuk ku ucapkan "selamat ulang tahun, Pa!" walau sekedar sms, hati ini sakit untuk mengetik. otak melayang, mengalihkan pikiran.

Aku menyayanginya sungguh. Tapi ini sakit, sulit dilakukan.

Sakit..
Sakittt..
Sakitttt..

Pukul 20:45, aku coba sms
Begini smsnya :

"I dunno how to say "Happy birthday" to my luvly daddy for this year...
It's feels so difficult..
It's made my tears falling down.."

Ayahku membalasnya, kalimat yang cukup menusukku,
"Yes, im alone in my birthday. Its allright!"
20:44

Lalu ku balas lagi :
"Seems like my heart... Feel alone forever.."
20:56

Aku seharusnya berada disana, Jogja. Ayahku ke Jogja untuk menemani aku. Tapi setelah UAS, aku kembali ke Jakarta. Ingin liburan disini. Ayahku masih ada urusan katanya. Tapi lalu dia sakit dihari - hari menjelang ulangtahunnya.
Stroke.

Aku pun hanya mendengarnya dari Ibuku dan kakak ku. Aku tak berani tanya langsung.
Bukannya aku tak peduli, aku peduli. Sangat. Tapi aku takut menangis ketika aku tau itu semua.

(menulis ini saja menangis)
Aku tau, aku bukan orang yang cukup tegar menghadapi hidup. Seringkali aku lari dari semuanya..
Tapi ayahku selalu ada untuk membantu aku.

Dad'.. I love u so much..
But my heart was hurt, when I need u at all..

Reacties

Populaire posts van deze blog

Mengapa Wanita Sulit Lupakan Masa Lalu

  VIVAnews - Pernahkah Anda merasa menyesal atas kegagalan hubungan di masa lalu? Penelitian Universitas Northwestern, Chicago , menunjukkan, wanita cenderung sibuk berpikir tentang penyebab hancurnya hubungan usai patah hati. Dalam penelitian yang dilakukan melalui survei terhadap 370 orang usia 19 hingga 103 tahun itu, banyak wanita menyalahkan diri sendiri karena bersikap egois selama menjalin hubungan asmara. Penelitian yang akan dipublikasikan di jurnal Psychological & Personality Science itu menunjukkan, sebanyak 44 persen wanita mengaku pernah berbuat salah yang memicu hancurnya hubungan dengan mantan pasangan. Sedangkan pria hanya 20 persen yang merasa bersalah atas kegagalan hubungan. Jean Hannah Edelstein, psikolog hubungan asmara, mengatakan, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa wanita merasa lebih bertanggung jawab terhadap hubungan secara emosional. "Wanita cenderung melibatkan perasaan untuk mengidentifikasi alasan di balik rusak...

Lagi

Sebenarnya ini sudah lama, tapi baru sempat di posting sekarang.. Satu lagi kisah hidup ku tertorehkan di tangan. Ketika aku harus kembali kerumah, merasakan sakit seperti yang pernah ku tuliskan. Ketika aku terbayang akan kredibilitas yang tak kudapatkan, tekanan atau luka yang ku rasakan. Sejak diberitahu untuk pulang ke rumah ibuku, aku sudah sakit. Aku menahan setiap sakit ku, aku tak mengerti, perih luka dan hanya tangis yang aku punya. Rasa hati ingin marah, membentak, membanting dan berteriak. Tapi aku tahu itu tak diperkenankan di rumahku, bahkan di dunia ini. Semua orang berharap ini tak terjadi lagi padaku. it's gassed up if it thinks it's stopping me. I promise everyone, but in fact? Let's be honest.. This is me! Inilah aku ketika luka itu kembali terbuka dan terluka. Tak tahan dengan yang ada, hanya ingin mengeluarkannya dari dalam tubuh ini. Amarah, luka, dan kenangan buruk semua seolah membuatku 'kecanduan' akan darahku sendiri. Pikiran k...

I know He Will

Thank God..  I knew You will..