Doorgaan naar hoofdcontent

Cerita Malam ku

Di tahun 2009,
Aku merasa depresi ku makin parah...
Kala itu, tiap malam hanya menangis,
Mengingat semuanya..
Dikepalaku seakan terputar sbuah film yang berantakan..

Teringat Kejadian yang dianggap keluarga ku sebagai hari kamis putih.
Hari itu di buat oleh ayahku,
Kamis 27 November 2003.
Hari itu kami (aku, kakak ku dan ibuku) bertengkar hebat.
Karena permasalahan spele, tapi sampai pada inti permasalahan kluarga.

Lalu terputar lagi kejadian-kejadian lain,
Ketika aku kecil, ulang tahun ku yang ke 7.

Terputar ktika 24 Desember 2007,
Tragedi berdarah di kamar kos ku di Sukowati, Bausasran.

Teringat ketika kami berlibur untuk pertama dan terakhirkalinya ke Bali, dengan banyak pengalaman seru dan menarik.

Astaga, semua menguras airmataku.
Aku menangis,, rasa sakit mulai menyelimuti tubuhku kala malam.
Ingin teriak, ingin marah.
Tapi ku tak mampu.
Tak tau harus marah pada siapa.

Reacties

Populaire posts van deze blog

Mengapa Wanita Sulit Lupakan Masa Lalu

  VIVAnews - Pernahkah Anda merasa menyesal atas kegagalan hubungan di masa lalu? Penelitian Universitas Northwestern, Chicago , menunjukkan, wanita cenderung sibuk berpikir tentang penyebab hancurnya hubungan usai patah hati. Dalam penelitian yang dilakukan melalui survei terhadap 370 orang usia 19 hingga 103 tahun itu, banyak wanita menyalahkan diri sendiri karena bersikap egois selama menjalin hubungan asmara. Penelitian yang akan dipublikasikan di jurnal Psychological & Personality Science itu menunjukkan, sebanyak 44 persen wanita mengaku pernah berbuat salah yang memicu hancurnya hubungan dengan mantan pasangan. Sedangkan pria hanya 20 persen yang merasa bersalah atas kegagalan hubungan. Jean Hannah Edelstein, psikolog hubungan asmara, mengatakan, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa wanita merasa lebih bertanggung jawab terhadap hubungan secara emosional. "Wanita cenderung melibatkan perasaan untuk mengidentifikasi alasan di balik rusak...

Lagi

Sebenarnya ini sudah lama, tapi baru sempat di posting sekarang.. Satu lagi kisah hidup ku tertorehkan di tangan. Ketika aku harus kembali kerumah, merasakan sakit seperti yang pernah ku tuliskan. Ketika aku terbayang akan kredibilitas yang tak kudapatkan, tekanan atau luka yang ku rasakan. Sejak diberitahu untuk pulang ke rumah ibuku, aku sudah sakit. Aku menahan setiap sakit ku, aku tak mengerti, perih luka dan hanya tangis yang aku punya. Rasa hati ingin marah, membentak, membanting dan berteriak. Tapi aku tahu itu tak diperkenankan di rumahku, bahkan di dunia ini. Semua orang berharap ini tak terjadi lagi padaku. it's gassed up if it thinks it's stopping me. I promise everyone, but in fact? Let's be honest.. This is me! Inilah aku ketika luka itu kembali terbuka dan terluka. Tak tahan dengan yang ada, hanya ingin mengeluarkannya dari dalam tubuh ini. Amarah, luka, dan kenangan buruk semua seolah membuatku 'kecanduan' akan darahku sendiri. Pikiran k...

I know He Will

Thank God..  I knew You will..