Doorgaan naar hoofdcontent

Untitled : fam.

Ini hidupku, klian sudah tak kuanggap ada lagi dalam hidupku. Aku biasa sendiri.
Jangan coba mengatur aku atau mengusik orang - orang disekitarku.

Kau coba mengikat aku, coba mengatur hidupku... Kita lihat saja apa yang terjadi..

Aku cuma ingin tenang,,
Kalian cukup memberiku ketidak tenangan..

See me allone..
See me hurt..

Hidup itu cuma sebentar dan aku ga mau cuma dlm pedih ku dengan kalian..

Kalau aku jarang pulang,
Harusnya kalian sadar,
Aku tak lagi nyaman dgn kalian.. Aku sakit..
Kalian tak pernah mau sadari itu..

Munafik!
yang kalian mau aku berusaha baik - baik saja dengan kekacauan ini..
Hey, aku punya hati!
Kau tak bisa begitu saja menghancurkannya lalu pergi tanpa rasa bersalah..
Yang sudah hancur tak bisa didiamkan seolah baik" saja..

Kau mau aku baik - baik saja, seolah tak terjadi apapun dalam hati ku,
Ok. Yang bisa aku lakukan hanya mengeluarkan kalian dari hatiku, dari kehidupanku, dan itu tetap hancur..

Jangam usik aku karna kau tak tau kondisi ku..

Reacties

  1. hei, ada apa audrey...? kenapa tiba2...

    ada gelombang lagi kah...?

    BeantwoordenVerwijderen

Een reactie posten

Populaire posts van deze blog

Mengapa Wanita Sulit Lupakan Masa Lalu

  VIVAnews - Pernahkah Anda merasa menyesal atas kegagalan hubungan di masa lalu? Penelitian Universitas Northwestern, Chicago , menunjukkan, wanita cenderung sibuk berpikir tentang penyebab hancurnya hubungan usai patah hati. Dalam penelitian yang dilakukan melalui survei terhadap 370 orang usia 19 hingga 103 tahun itu, banyak wanita menyalahkan diri sendiri karena bersikap egois selama menjalin hubungan asmara. Penelitian yang akan dipublikasikan di jurnal Psychological & Personality Science itu menunjukkan, sebanyak 44 persen wanita mengaku pernah berbuat salah yang memicu hancurnya hubungan dengan mantan pasangan. Sedangkan pria hanya 20 persen yang merasa bersalah atas kegagalan hubungan. Jean Hannah Edelstein, psikolog hubungan asmara, mengatakan, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa wanita merasa lebih bertanggung jawab terhadap hubungan secara emosional. "Wanita cenderung melibatkan perasaan untuk mengidentifikasi alasan di balik rusak...

Lagi

Sebenarnya ini sudah lama, tapi baru sempat di posting sekarang.. Satu lagi kisah hidup ku tertorehkan di tangan. Ketika aku harus kembali kerumah, merasakan sakit seperti yang pernah ku tuliskan. Ketika aku terbayang akan kredibilitas yang tak kudapatkan, tekanan atau luka yang ku rasakan. Sejak diberitahu untuk pulang ke rumah ibuku, aku sudah sakit. Aku menahan setiap sakit ku, aku tak mengerti, perih luka dan hanya tangis yang aku punya. Rasa hati ingin marah, membentak, membanting dan berteriak. Tapi aku tahu itu tak diperkenankan di rumahku, bahkan di dunia ini. Semua orang berharap ini tak terjadi lagi padaku. it's gassed up if it thinks it's stopping me. I promise everyone, but in fact? Let's be honest.. This is me! Inilah aku ketika luka itu kembali terbuka dan terluka. Tak tahan dengan yang ada, hanya ingin mengeluarkannya dari dalam tubuh ini. Amarah, luka, dan kenangan buruk semua seolah membuatku 'kecanduan' akan darahku sendiri. Pikiran k...

I know He Will

Thank God..  I knew You will..