Doorgaan naar hoofdcontent

Ibu Mencintai Aku

Itu semua tergantung mba Yaya, kalau niiat mb Yaya akan menyakitkan ibu terus menerus ya pasti akan kejadian,tapi kalau mb Yaya mau merubah dan kalau memang ingin hidup ini lebih baik pasti bisa,tergantung mb Yaya??? Tapi kalau ibu lihat mb Yaya sdh banyak berubah,setiap kali ibu nasehati mb Yaya mendengarkan.kalau dulu selalu membantah. Ibu sdh sangat senang.tapi tinggal kejujuran saja yg msh banyak terlihat.coba belajar jujur,apapunn jujur cerita.pasti tdk akan menyakitkan.contoh bu aku mau bawa tas ,atau baju atau mau kesinilah itu please ngomong,sharing.itu yg ibu mau.dan belajar melihat realita hidup,dan hrs berpikir kedepan jgn mindur.positif thinking.itu semua pasti bisa.ok selamat belajar smg mb Yaya suksess.ok ibu selalu mencintai mb yaya.

Itulah message balasan dari ibuku. Thank you mom. I'm proud of you. Mencoba untuk memulai yang baru. Ternyata dia mengamati aku. Speechless, aku tak bisa berkata apa apa...

Reacties

Populaire posts van deze blog

Mengapa Wanita Sulit Lupakan Masa Lalu

  VIVAnews - Pernahkah Anda merasa menyesal atas kegagalan hubungan di masa lalu? Penelitian Universitas Northwestern, Chicago , menunjukkan, wanita cenderung sibuk berpikir tentang penyebab hancurnya hubungan usai patah hati. Dalam penelitian yang dilakukan melalui survei terhadap 370 orang usia 19 hingga 103 tahun itu, banyak wanita menyalahkan diri sendiri karena bersikap egois selama menjalin hubungan asmara. Penelitian yang akan dipublikasikan di jurnal Psychological & Personality Science itu menunjukkan, sebanyak 44 persen wanita mengaku pernah berbuat salah yang memicu hancurnya hubungan dengan mantan pasangan. Sedangkan pria hanya 20 persen yang merasa bersalah atas kegagalan hubungan. Jean Hannah Edelstein, psikolog hubungan asmara, mengatakan, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa wanita merasa lebih bertanggung jawab terhadap hubungan secara emosional. "Wanita cenderung melibatkan perasaan untuk mengidentifikasi alasan di balik rusak...

Lagi

Sebenarnya ini sudah lama, tapi baru sempat di posting sekarang.. Satu lagi kisah hidup ku tertorehkan di tangan. Ketika aku harus kembali kerumah, merasakan sakit seperti yang pernah ku tuliskan. Ketika aku terbayang akan kredibilitas yang tak kudapatkan, tekanan atau luka yang ku rasakan. Sejak diberitahu untuk pulang ke rumah ibuku, aku sudah sakit. Aku menahan setiap sakit ku, aku tak mengerti, perih luka dan hanya tangis yang aku punya. Rasa hati ingin marah, membentak, membanting dan berteriak. Tapi aku tahu itu tak diperkenankan di rumahku, bahkan di dunia ini. Semua orang berharap ini tak terjadi lagi padaku. it's gassed up if it thinks it's stopping me. I promise everyone, but in fact? Let's be honest.. This is me! Inilah aku ketika luka itu kembali terbuka dan terluka. Tak tahan dengan yang ada, hanya ingin mengeluarkannya dari dalam tubuh ini. Amarah, luka, dan kenangan buruk semua seolah membuatku 'kecanduan' akan darahku sendiri. Pikiran k...

I know He Will

Thank God..  I knew You will..