Tuntutan menjadi seorang aku, untuk menjadi wanita yang sukses ditengah persoalan yang ku hadapi. Masalah gejolak batin yang tak pernah kunjung usai. Ketakutan demi ketakutan yang tak pernah kurasa itu bahagia. Tiap tetes yang ku keluarkan berasa peluh yang tak pernah berakhir.
- dan aku pun tak tahu bagaimana mengakhirinya.
Tapi tetap ku cari bahagia. Kucoba hentikan semua sakit dan gejolak batin ku. Polemik demi polemik seakan terus berawan di kepalaku. Menghantui setiap malam ku yang tetap setitik.
Aku coba tegar. Ini bukan mauku. Ku coba melawan semua, demi sesuatu yang indah didepan. Ini mungkin menjadi saat perjuanganku. Ditengah orang orang yang sangat care dengan ku.
Ku tahu cinta mu, ku tahu cinta mereka. Ku tahu Engkau pun juga mencintai aku. Membentuk aku menjadi bejana indah, dengan beribu tempaan yang aku tau itu akan membuat ku sempurna. Aku juga tau itu akan membuatku derita, tapi Engkau begitu baik dan Maha Pengasih. Kau tak membiarkan aku berjalan di jalan yang mulus, tapi tak berujung. Semua ini memang berbatu, berduri, bahkan berlubang, berlumpur hingga bercampur air laut.
Ini jalan ku, ya ini jalanku. Mengurai setiap kehidupan yang menjadi titik staknan ku, tak berkutik tak bergerak. Kini ku berusaha merangkak, kembali belajar berjalan. Tatih demi tertatih, mengolah setiap gerakanku, hingga akhirnya aku bisa berlari.
Terimakasih untuk keluargaku tercinta Antonius Murnihardo yang menjadi ayah kebanggaanku yang selalu sabar menanti setiap ulahku. Terimakasih untuk ibu terkasih, Maria Immaculatta Asri Wulandari yang tak pernah berhenti membuang amarah dan omelannya demi kebaikanku. Terimakasih untuk kakak ku tercinta, Wilfridus Andri Wicaksono yang masih sabar dengan tangisan ku, dan segala keras kepalaku. Untuk Cici Archangela Monita Mentarie yang mau berbagi disetiap keluh kesah ku, kita akan menjadi keluarga yang baik ci.. Me promise. Untuk adikku Agnes Widiasari yang mau memaafkan setiap kelakuan ku yang mengesalkanmu. Percayalah, aku sangat merindukan saat kita kecil, penuh canda dan tawa. Penuh kegembiraan, tangis dan selalu kompak dengan baju yang tak pernah mau dibedakan.
Untuk seluruh keluarga besar ayah ku yang sudah sukses menempuh perjalanan dunia ini. Kalian adalah motivasiku.
- dan aku pun tak tahu bagaimana mengakhirinya.
Tapi tetap ku cari bahagia. Kucoba hentikan semua sakit dan gejolak batin ku. Polemik demi polemik seakan terus berawan di kepalaku. Menghantui setiap malam ku yang tetap setitik.
Aku coba tegar. Ini bukan mauku. Ku coba melawan semua, demi sesuatu yang indah didepan. Ini mungkin menjadi saat perjuanganku. Ditengah orang orang yang sangat care dengan ku.
Ku tahu cinta mu, ku tahu cinta mereka. Ku tahu Engkau pun juga mencintai aku. Membentuk aku menjadi bejana indah, dengan beribu tempaan yang aku tau itu akan membuat ku sempurna. Aku juga tau itu akan membuatku derita, tapi Engkau begitu baik dan Maha Pengasih. Kau tak membiarkan aku berjalan di jalan yang mulus, tapi tak berujung. Semua ini memang berbatu, berduri, bahkan berlubang, berlumpur hingga bercampur air laut.
Ini jalan ku, ya ini jalanku. Mengurai setiap kehidupan yang menjadi titik staknan ku, tak berkutik tak bergerak. Kini ku berusaha merangkak, kembali belajar berjalan. Tatih demi tertatih, mengolah setiap gerakanku, hingga akhirnya aku bisa berlari.
Terimakasih untuk keluargaku tercinta Antonius Murnihardo yang menjadi ayah kebanggaanku yang selalu sabar menanti setiap ulahku. Terimakasih untuk ibu terkasih, Maria Immaculatta Asri Wulandari yang tak pernah berhenti membuang amarah dan omelannya demi kebaikanku. Terimakasih untuk kakak ku tercinta, Wilfridus Andri Wicaksono yang masih sabar dengan tangisan ku, dan segala keras kepalaku. Untuk Cici Archangela Monita Mentarie yang mau berbagi disetiap keluh kesah ku, kita akan menjadi keluarga yang baik ci.. Me promise. Untuk adikku Agnes Widiasari yang mau memaafkan setiap kelakuan ku yang mengesalkanmu. Percayalah, aku sangat merindukan saat kita kecil, penuh canda dan tawa. Penuh kegembiraan, tangis dan selalu kompak dengan baju yang tak pernah mau dibedakan.
Untuk seluruh keluarga besar ayah ku yang sudah sukses menempuh perjalanan dunia ini. Kalian adalah motivasiku.

Reacties
Een reactie posten