Doorgaan naar hoofdcontent

Kepingan Yang Kucoba Satukan Dengan Air Mata

Kini aku berada ditengah keluarga ku lagi,
Walaupun kini kami hanya kepingan,
Tapi buat ku cukup untuk merasakan keluarga,
Walau tetap sakit yang kurasa,
Tapi buat ku tetap merasa aman dan terjaga.
Mom, do u know that I miss u so much'?
I couldn't sleep well when u were far away..
Dirty cry, tears and tears again..
Disini aku akan coba satukan kembali kepingan kepingan yang sudah rapuh, hancur bahkan tak ditemukan lagi potongannya..
Aku tahu itu tak mungkin..
Tapi berada disamping adik ku,
Agar dia bisa lagi merasakan kehadiran ku,
Agar aku berarti lagi baginya,
Mengambil kembali potongan hati ibuku,
Yang lama sudah menghilangkan aku dari kehidupannya,
Kembali menata hati, kepingan hati kami agar bersatu dengan lem air mata,
Kembali diamplas agar indah,
Seindah bejanaMu yang kau contohkan pada ku..
Ijinkan aku tuk kembali menyatukan kepingan yang sudah hancur,
Beri aku waktu sebelum kepergianku, agar aku bisa kembali merasakan indahnya keluarga..
Hey litta sista,,
Look at me, I'm here with u, for us, for our family..
Meskinpun aku rapuh, aku bersama mu..
Jaga senyum mu, sampai kelak hari mu tiba..
Vreezy_x
Send from My Nokia mobile device E71 with Axis Nokia Messaging service.





Reacties

Populaire posts van deze blog

Mengapa Wanita Sulit Lupakan Masa Lalu

  VIVAnews - Pernahkah Anda merasa menyesal atas kegagalan hubungan di masa lalu? Penelitian Universitas Northwestern, Chicago , menunjukkan, wanita cenderung sibuk berpikir tentang penyebab hancurnya hubungan usai patah hati. Dalam penelitian yang dilakukan melalui survei terhadap 370 orang usia 19 hingga 103 tahun itu, banyak wanita menyalahkan diri sendiri karena bersikap egois selama menjalin hubungan asmara. Penelitian yang akan dipublikasikan di jurnal Psychological & Personality Science itu menunjukkan, sebanyak 44 persen wanita mengaku pernah berbuat salah yang memicu hancurnya hubungan dengan mantan pasangan. Sedangkan pria hanya 20 persen yang merasa bersalah atas kegagalan hubungan. Jean Hannah Edelstein, psikolog hubungan asmara, mengatakan, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa wanita merasa lebih bertanggung jawab terhadap hubungan secara emosional. "Wanita cenderung melibatkan perasaan untuk mengidentifikasi alasan di balik rusak...

Lagi

Sebenarnya ini sudah lama, tapi baru sempat di posting sekarang.. Satu lagi kisah hidup ku tertorehkan di tangan. Ketika aku harus kembali kerumah, merasakan sakit seperti yang pernah ku tuliskan. Ketika aku terbayang akan kredibilitas yang tak kudapatkan, tekanan atau luka yang ku rasakan. Sejak diberitahu untuk pulang ke rumah ibuku, aku sudah sakit. Aku menahan setiap sakit ku, aku tak mengerti, perih luka dan hanya tangis yang aku punya. Rasa hati ingin marah, membentak, membanting dan berteriak. Tapi aku tahu itu tak diperkenankan di rumahku, bahkan di dunia ini. Semua orang berharap ini tak terjadi lagi padaku. it's gassed up if it thinks it's stopping me. I promise everyone, but in fact? Let's be honest.. This is me! Inilah aku ketika luka itu kembali terbuka dan terluka. Tak tahan dengan yang ada, hanya ingin mengeluarkannya dari dalam tubuh ini. Amarah, luka, dan kenangan buruk semua seolah membuatku 'kecanduan' akan darahku sendiri. Pikiran k...

I know He Will

Thank God..  I knew You will..